Menu Close

Dapur Umum Sabandung Kecamatan Bandung Kidul

Kegiatan Dapur Umum membuat nasi bungkus untuk warga terdampak Covid-19
Foto : Adi Riandi

KECAMATANBANDUNGKIDUL — Covid-19 benar-benar berdampak pada perekonomian warga, tak terkecuali bagi warga RW. 07 Kelurahan Wates Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung. Sebagian warga kehilangan pendapatan dikarenakan protokoler PSBB dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Wabah Covid-19 khusunya di Kota Bandung secara tidak langsung berdampak kepada turunnya roda perekonomian yang berpotensi menambah angka kemiskinan.

Dengan latar belakang demikian,  warga RT. 01 RW. 07 Kelurahan Wates bernama Ibu Soraya Yudi membuat terobosan yaitu membuka Dapur Umum Sabandung sebagai wadah kepedulian bagi warga terdampak Wabah Covid-19 dari RT. 01, 02, 03 dan 04 RW. 07 Kelurahan Wates.

Kegiatan ini disambut baik oleh Pihak Kecamatan Bandung Kidul, karena kegiatan ini adalah salah satu inovasi yang selaras dengan program Pemerintah Kota Bandung “Sabandung (Sangu Bancakan Urang Bandung)” dan sangat bermanfaat bagi warga di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Camat Bandung Kidul Bpk. Evi Hendarin, S.Sos., M.AP didampingi Sekcam Bandung Kidul dan Kasi Pem Bandung Kidul berkoodinasi dengan Pihak Kelurahan Wates memonitoring kegiatan tersebut langsung ke alamat yang dimaksud yaitu di Jl. Sukaati Permai III No.6 – Kota Bandung pada Senin (11/05/2020).

Diketahui kegiatan ini sudah dimulai sejak tanggal 05 Mei 2020 dan diadakan setiap hari dengan sumber anggaran swadaya dari warga untuk warga terdampak Wabah Covid-19.

Kegiatan Dapur Umum Sabandung ini awalnya mampu memproduksi nasi sebanyak 23 bungkus, kemudian semakin banyaknya warga yang antusias membantu dengan memberikan sumbangannya baik berupa sembako maupun tenaga, sehingga sampai dengan saat ini kami bisa memproduksi nasi sebanyak 125 bungkus, dan kami memiliki target hingga mencapai 200 bungkus yang bisa memenuhi kebutuhan warga untuk 1 RW” imbuh Ibu Soraya Yudi selaku pengelola Dapur Umum Sabandung di kediamannya.

Beliau pun berharap kegiatan ini dapat menginspirasi RW lain untuk membuka Dapur Umum Sabandung yang sama.

Terakhir, beliau menambahkan seputar kegiatan Dapur Umum Sabandung ini dalam pembuatan nasi bungkus dibantu oleh 4-6 orang Relawan. Nasi bungkus yang sudah jadi dibuat, didistribusikan oleh remaja di RT masing-masing secara harian langsung ke rumah masing-masing penerima.

Kapasitas produksi nasi bungkus perhari tergantung bantuan/supply yang diterima, dan kegiatan ini direncanakan berlangsung sampai 29 Mei 2020 dengan harapan bantuan/supply mencukupi.

Editor : Adi Riandi

Related Posts

Leave a Reply